Deddy Sitorus: PDIP Tak Terburu-buru Pilih Cawapres

Politikus PDIP Deddy Sitorus memberikan pendapatnya


Jakarta - Politikus PDIP Deddy Sitorus memberikan pandangannya tentang proses pemilihan calon wakil presiden (cawapres) dalam partainya. Dalam hal ini, Deddy menekankan bahwa Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) yang dipimpin oleh Ketua Umumnya, Megawati Soekarnoputri, memiliki pendekatan yang sangat hati-hati dalam menentukan pemimpin.

Deddy Sitorus: PDIP Tidak Terburu-buru dalam Pemilihan Cawapres, Keputusan Didasarkan pada Pendalaman

"Sudah menjadi kebiasaan Ibu Mega bahwa yang namanya pilih pemimpin itu pasti nggak buru-buru, kenapa PDIP bisa lebih dari 250 kepala daerah dimenangkan, itu kan karena pendalaman ya," ujar Deddy saat diwawancarai di kawasan Pejaten, Jakarta Selatan, pada Sabtu (23/9/2023).


Deddy menegaskan bahwa PDIP telah membuktikan kesuksesannya dalam pemilihan kepala daerah yang melibatkan lebih dari 250 wilayah. Kesuksesan ini, menurutnya, tidak hanya dicapai melalui manuver atau konstelasi politik semata, tetapi juga berdasarkan pendalaman dan penelitian yang mendalam.


"Jadi bukan karena manuver, bukan karena konstelasi dan sebagainya, tapi memang perenungan, pendalaman yang sangat-sangat kuat dari kita," jelasnya.


Meskipun PDIP cenderung mengambil pendekatan hati-hati dalam pemilihan pemimpin, Deddy mengakui bahwa waktu untuk mengumumkan cawapres belum dapat dipastikan. Dalam konteks ini, PDIP akan menggelar Rapat Kerja Nasional IV (Rakernas IV) pada 29 September hingga 1 Oktober 2023, yang mungkin akan memberikan gambaran lebih jelas tentang calon wakil presiden yang akan mendampingi Ganjar Pranowo dalam kontestasi pemilihan presiden 2024.


"Oh belum, saya kira belum bisa saya jawab lah. Tapi saya tidak terlalu yakin kalau nama wakil presiden diumumkan pada saat Rakernas," ungkap Deddy.


Deddy Sitorus juga menekankan bahwa proses pemilihan cawapres masih dalam pembahasan di internal partai. Kendati demikian, dia yakin bahwa siapapun yang akan mendampingi Ganjar Pranowo akan menjadi kejutan bagi semua pihak.


"Belum (mengerucut satu nama), kalau mengerucut setiap hari mengerucut. Tapi saya yakin, siapa pun nanti yang dipilih pasti akan jadi kejutan buat kita semua," tutupnya.


Dengan demikian, PDIP menjalani proses yang cermat dan terstruktur dalam menentukan pemimpinnya untuk pemilihan presiden 2024, dengan tujuan untuk memastikan bahwa keputusan tersebut didasarkan pada pendalaman yang mendalam dan pemikiran matang.


0 komentar:

Posting Komentar